• 34Âșc, Sunny
  • Tuesday, 18th June, 2019

STAI Muhammadiyah Klaten Gelar Wisuda Terakhir, Menuju FAI Universitas Muhammadiyah Klaten

KLATEN (10/01/2024) - Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Muhammadiyah Klaten menggelar Wisuda ke-15. Sebanyak 134 mahasiswa STAI Muhammadiyah Klaten diwisuda dalam acara yang berlangsung di Gedung Radio Siaran Publik Daerah (RSPD), Sikenong, Klaten Tengah pada Rabu (10/1).

Acara wisuda kali ini dihadiri perwakilan dari Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, serta perwakilan pimpinan Universitas Muhammadiyah Klaten.

Di samping itu, turut hadir pula perwakilan pejabat Pemkab. Klaten, Kepala Kantor Dinas Pendidikan Nasional, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Klaten, Pimpinan Daerah 'Aisyiyah (PDA) Klaten. Selain itu, hadir pula perwakilan Kapolres Klaten, Ketua MUI Kab. Klaten, Kepala Kantor Kemenag Kab. Klaten, serta Dandim Kab. Klaten.

Dengan kolaborasi musik gamelan Jawa turut menyakralkan suasana wisuda. Naomi Fahma, M.Pd selaku Wakil Ketua I Bidang Akademik dan Penelitian STAI Muhammadiyah Klaten menyebutkan calon wisudawan kali ini sebanyak 134 mahasiswa. "Hingga wisuda ke-15, STAI Muhammadiyah Klaten telah menghasilkan 1.527 sarjana. Pada wisuda kali ini, rata-rata masa studi empat tahun tiga bulan." tutur Naomi.

Perwakilan dari para wisudawan, Said Azzubair menyadari bahwa menjadi sarjana merupakan langkah awal pengabdian terhadap masyarakat. "Bersama dengan diwisudanya kami, usai sudah tugas sebagai mahasiswa. Namun, ada rasa was-was yang sayup-sayup mendera. Ada tanggung jawab moral yang mulai melekat, seiring dengan gelar yang menyanding nama kami. Kami sadar, ini adalah amanah yang harus kami jaga dan pertanggung-jawabkan." tutur Said.

Sarjana yang Mengabdi kepada Masyarakat

Selanjutnya, Muriyanto, M.Pd.I selaku Ketua STAI Muhammadiyah Klaten tak lupa pula memberikan amanah kepada para wisudawan agar siap mengabdi kepada masyarakat dan persyarikatan Muhammadiyah. "Dengan telah diwisuda, saudara dapat diharapkan dapat mewarnai dan mengabdikan diri kepada masyarakat, agama, nusa bangsa, serta persyarikatan Muhammadiyah. Begitu juga berperan aktif dalam mencerdaskan, memajukan masyarakat dan bangsa secara luas di bidang Pendidikan Agama Islam dan berperan nyata dalam mewujudkan masyarakat adil dan makmur atas rida Allah Swt." jelas Muriyanto.

Senada dengan yang disampaikan Jaka Purwanta, S.Sos., MM mewakili Bupati Klaten yang berhalangan hadir, wisuda sarjana berarti kabar bahagia seiring bertambahnya kader pembangunan daerah. "Lulusan STAIM ini dapat menjadi sumber insani bagi percepatan pembangunan, khususnya di Kabupaten Klaten. Saya yakin civitas akademika menyadari hal tersebut. Perguruan tinggi mengemban peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kepercayaan masyarakat. Tidak hanya meluluskan, melainkan juga memperhatikan kompetensi lulusan." terang Jaka.

Sementara itu, Dr. Muhammad Samsudin, S.Ag., M.Pd mewakili Diktilitbang PP. Muhammadiyah menyampaikan agar lulusan STAI Muhammadiyah Klaten memiliki kompetensi literasi digital sebagaimana kebutuhan zaman. "Semangat menjadi sarjana adalah menjadikan pendidikan sebagai investasi masa depan. Menjadi sarjana pendidikan berarti siap menjadi kekuatan penggerak Muhammadiyah untuk masyarakat. Bila ada konflik, damaikan. Bila ada tanah tandus, suburkan. Tak kalah penting yang dibutuhkan saat ini adalah menjadi guru digital untuk meluaskan sasaran didik. Pandai berbicara dan menulis di era digital menjadi sangat penting." jelas Samsudin.

Menjadi Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Klaten

Wisuda ke-XV ini merupakan wisuda terakhir bagi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Muhammadiyah Klaten. Untuk selanjutnya STAI Muhammadiyah Klaten akan bergabung menjadi bagian Universitas Muhammadiyah Klaten (UMKLA). Hal tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 1052 tentang Izin Penggabungan STAI Muhammadiyah Klaten menjadi Fakultas Agama Islam UMKLA.

"Wisuda hari ini adalah wisuda terakhir, karena selanjutnya STAIM Klaten menjadi Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Klaten (UMKLA). UMKLA sudah lama menjadi idaman dan amanah Musyawarah Daerah PDM Klaten. Tentu ini sebuah kebanggaan masyarakat Klaten, terlebih anggota Muhammadiyah Klaten. Semoga dengan bergabungnya STAIM Klaten tidak mengurangi semangat kita untuk membesarkan Fakultas Agama Islam dan UMKLA." ungkap Muriyanto.

Dengan demikian, maka UMKLA memiliki tiga fakultas. Pertama, Fakultas Kesehatan dan Teknologi. Di dalamnya mencakup Program Studi Administrasi Kesehatan (S1), Ilmu Keperawatan (S1), Keperawatan (D3), Pendidikan Profesi Ners (Profesi), Kebidanan (D3), Farmasi (D3), dan Teknologi Informasi (S1).

Kedua, Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora. Di dalamnya mencakup Program Studi Manajemen (S1), Akuntansi (D3), serta Ilmu Komunikasi (S1). Adapun STAI Muhammadiyah Klaten akan menjadi fakultas ketiga UMKLA. Di dalamnya mencakup Program Studi Pendidikan Agama Islam (S1) dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (S1). (Al-Faiz/Humas)

Follow Us